Apa boleh Ibu Hamil Makan Daging Sapi? Ini Penuturannya

Apa boleh Ibu Hamil Makan Daging Sapi? Ini Penuturannya

Apa boleh Ibu Hamil Makan Daging Sapi? Ini Penuturannya

Apa boleh ibu hamil makan daging sapi? Ibu hamil bisa makan daging sapi, bahkan juga daging sapi dapat menjadi satu diantara sumber protein yang perlu didapat ibu hamil dengan jumlah yang cukup. Tetapi, ibu hamil cuma bisa konsumsi daging sapi yang betul-betul masak dan diolah secara sehat.

Di periode kehamilan, ibu harus selalu memerhatikan konsumsi makanan. Bukan saja pastikan kecukupan nutrisi makanan tapi juga keamanannya. Daging sapi adalah tipe makanan yang banyak didambakan oleh ibu hamil.

Walau bagaimanapun, daging sapi terhitung salah satunya tipe makanan yang bisa beresiko bila langkah memproses dan mengkonsumsinya tidak tepat. Lalu apa boleh ibu hamil makan daging sapi? Hal tersebut bergantung pada banyak hal yang penting jadi perhatian.

Apa boleh ibu hamil makan daging sapi?

Ibu hamil bisa makan daging sapi sepanjang diolah sampai masak

Ibu hamil bisa makan daging sapi karena selama saat kehamilan, ibu perlu memperoleh cukup protein yang perlu untuk mendukung perubahan janin. Selainnya protein, daging sapi sebagai sumber zat besi yang bagus untuk ibu dan janin. Zat besi bisa menahan anemia defisiensi besi yang biasa dirasakan sepanjang kehamilan.

Ibu hamil harus konsumsi minimal 71 gr protein setiap hari. Konsumsi protein yang dianjurkan dengan konsumsi minimal 142 gr kacang-kacangan dan daging tanpa lemak tiap hari. Ini sama dengan sekitaran dua jatah ikan, daging unggas, atau daging sapi sekitar 85 gr per jatah.

Meski begitu, ada banyak resiko saat ibu hamil makan daging sapi. Tetapi, ini tidak berarti Ibu harus stop mengkonsumsinya.

Sebaiknya anda memerhatikan tipe daging yang hendak diproses dan kurangi jatah dan frekwensinya. Untuk penuhi keperluan protein, Anda pun dianjurkan agar semakin kerap konsumsi daging unggas dan ikan.

Saat ibu hamil makan daging sapi, yakinkan jika daging telah diolah sampai betul-betul masak. Bila ibu hamil ingin makan sate atau steak, yakinkan jika sisi dalam daging tidak warna merah atau merah muda. Anda pun dianjurkan untuk memproses daging sapi secara sehat.

Resiko Makan Daging Sapi Untuk Ibu Hamil

Makan daging sapi yang diproses dengan tidak betul dapat munculkan penyakit pada ibu hamil.

Ibu hamil bisa makan daging sapi dengan aturan-aturan tertentu. Konsumsi daging sapi terlalu berlebih atau dengan pemrosesan yang keliru bisa memacu beberapa resiko bahaya, misalnya:

1. Listeriosis

Daging sapi yang telah dibuat jadi daging siap sajian terhitung rawan pada infeksi bakteri Listeria monocytogenes yang disebutkan listeriosis. Keadaan ini bisa mengakibatkan meningitis, permasalahan pencernaan, sampai infeksi bakteri pada darah (bakteremia).

Listeriosis dapat beresiko untuk ibu hamil karena bisa memacu masalah kehamilan berbentuk:

  • Keguguran
  • Bayi lahir pada keadaan mati
  • Kelahiran prematur
  • Bayi lahir dengan berat tubuh rendah

Dibanding orang dewasa sehat yang lain, ibu hamil sehat mempunyai peluang semakin tinggi terjangkit listeriosis yaitu sampai 17%.

2. Toksoplasmosis

Infeksi yang lain yang bisa ada karena konsumsi daging sapi ialah toksoplasmosis. Infeksi ini bisa terjadi saat ibu hamil konsumsi daging sapi yang kurang masak.

Saat ibu hamil terkena toksoplasmosis, karena itu bayi bisa juga terjangkit penyakit yang serupa. Toksoplasmosis dapat mengakibatkan beragam masalah kehamilan seperti keguguran, lahir mati, kerusakan saraf periode panjang, atau dampak menghancurkan yang lain.

3. Diabetes Gestasional

Wanita hamil yang konsumsi daging sapi terlalu berlebih beresiko semakin tinggi alami diabetes gestasional. Ibu hamil yang alami keadaan ini, dapat melahirkan bayi yang alami berat badan yang berlebih dan lebih beresiko alami dibaetes type 2.

4. Infeksi Salmonella

Daging sapi yang tercemar bakteri salmonella memungkinkan mengakibatkan sakit serius pada ibu dan janin di periode kehamilan. Keracunan makanan karena infeksi salmonella bisa membuat ibu hamil alami demam tinggi, muntah, diare, sampai dehidrasi

Dalam kasus yang lebih jarang-jarang, beberapa kondisi tersebut bisa mengakibatkan persalinan prematur atau bahkan juga keguguran.

Langkah Aman Makan Daging Sapi Untuk Ibu Hamil

Yakinkan daging sapi diolah sampai betul-betul masak

Berikut langkah makan daging sapi yang aman untuk ibu hamil supaya terbebas dari beragam resiko kesehatan:

1. Kerap Membersihkan Tangan

Cuci tangan saat sebelum, sepanjang dan sesudah mempersiapkan daging sapi untuk dimakan ibu hamil untuk kurangi resiko berlangsungnya kontaminasi dari tangan yang kotor. Pakai air sabun hangat minimal sepanjang 20 detik dan keringkan tangan dengan handuk bersih dan kering.

2. Pisah Daging Mentah Dari Makanan Siap Sajian

Taruhlah daging mentah terpisah dari makanan yang lain baik dalam almari es atau ketika akan diolah. Ini bisa menahan berlangsungnya kontaminasi silang.

3. Pastikan Daging Segar

Saat simpan daging mentah, benar-benar direferensikan untuk membekukannya bahkan sampai dipakai. Janganlah lupa menyimpan di lokasi yang tertutup rapat.

4. Masak Sampai Benar-benar Masak

Supaya bakteri pemicu infeksi bisa hancur, karena itu masaklah daging sapi sampai masak dan mempunyai temperatur intern minimal 63o C atau 71,2o C untuk daging giling.

5. Seharusnya Jauhi Daging Sapi Olahan

Jauhi konsumsi daging sapi olahan seperti ham, smoke beef, atau sosis karena memiliki kandungan banyak bahan baku yang tidak bagus untuk kesehatan. Ibu hamil dianjurkan untuk cuma konsumsi daging fresh yang diolah sampai betul-betul masak.

Berkaitan apa boleh ibu hamil makan daging. Bila ibu masih mempunyai pertanyaan atau kekuatiran berkaitan makanan untuk dimakan di periode kehamilan, Ibu bisa konsultasi sama dokter kandungan maupun pakar nutrisi di klinik paling dekat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *