Penyebab Umum Telinga Terasa Panas dan Penanganan yang Cocok

Penyebab Umum Telinga Terasa Panas dan Penanganan yang Cocok

Penyebab Umum Telinga Terasa Panas dan Penanganan yang Cocok

Pernahkah Anda rasakan telinga panas? Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba, bahkan juga bisa jadi membuat Anda ketidaktahuan.

Ada bermacam hal yang bisa saja penyebab telinga panas, diawali dari reaksi umum tubuh sampai tanda sebuah penyakit. Lantas, apa telinga panas adalah kondisi yang perlu diduga.

Apa penyebab telinga panas?

Telinga panas, baik di sisi kiri atau kanan, adalah sebuah pertanda yang Anda rasakan saat alami kondisi tertentu.

Pertanda itu seringkali ada bersamaan dengan gejala-gejala lainnya, seperti kemerahan, bengkak, sampai sakit.

Penyebab kondisi ini berbagai, diawali dari hal sepele sampai kondisi jarang. Nah, berikut beberapa penyebab telinga panas:

1. Emosi dan Reaksi Tubuh (rasa malu)

Emosi berwujud malu, marah, atau kuatir adalah penyebab umum mengapa telinga tiba-tiba terasa terbakar dan kemerahan.

Ini muncul karena ada peningkatan aliran darah ke daerah telinga.

Telinga juga bisa memerah sebagai reaksi perubahan suhu (baik dingin ke panas atau sebaliknya), minum alkohol, selesai olahraga, dan perubahan hormon imbas menopause atau setelah kemoterapi.

Selain terasa seperti terbakar, telinga Anda kelihatan kemerahan.

2. Terbakar Matahari (melihat matahari)

Terserang sinar matahari dalam waktu periode cukup lama dapat menyebabkan kulit telinga dan sekitarnya warna kemerahan dan terasa seperti terbakar.

Pertanda kulit terbakar lainnya terhitung nyeri dan sakit waktu dipegang. Untuk kasus yang lebih akut, kulit bahkan juga dapat melepuh dan terkupas karena terbakar matahari.

Biasanya, telinga menjadi panas dan memerah sesaat setelah terserang matahari. Dalam beberapa hari, telinga dan kulit Anda peluang pulih sendirinya.

Tapi, sunburn atau kulit terbakar sinar matahari akut peluang membutuhkan saat yang makin lama untuk pulih seutuhnya.

3. Infeksi Kulit (telinga sakit saat flu)

Ada infeksi di kulit menjadi satu diantaranya penyebab telinga merah, panas, dan terasa sakit.

Satu diantaranya kondisi yang bisa menyebabkan pertanda itu adalah selulitis yang disebabkan karena infeksi bakteri.

Bakteri bisa masuk ke tubuh melalui cidera, gigitan serangga, dan kulit kering hingga mengakibatkan penyakit. Selain menyebabkan telinga seperti terbakar, kondisi ini dapat membuat telinga bengkak. Tidak hanya itu, selulitis juga bisa menyebabkan kelelahan, demam, sampai menggigil.

4. Perikondritis (infeksi telinga tengah)

Perikondritis adalah infeksi yang berada di kulit dan jaringan di sekitar tulang rawan telinga luar. Kondisi ini biasanya dikarenakan oleh cedera dalam telinga, misalkan:

  • Operasi telinga,
  • Tindik telinga,
  • Cedera olahraga, dan
  • Trauma disamping kepala.

Pertanda yang disebabkan karena perikondiritis terhitung telinga panas, sakit, kemerahan, bengkak.

Kemerahan biasanya memutari tempat cedera, seperti cidera atau goresan. Selain itu, Anda peluang rasakan demam karena infeksi ini.

5. Eksim Seboroik (membersihkan kotoran telinga)

Eksim seboroik atau dermatitis seboroik dapat menyebabkan kulit telinga warna kemerahan.

Kondisi ini dituruti dengan bintik merah gatal dan bersisik di kulit kepala dan punggung, dan muka.

Sering, kondisi ini menyebabkan telinga terasa terbakar. Gatal sampai panas di atas kulit peluang kambuh pada cuaca yang dingin dan kering.

Penyebab eksim seboroik belum ditemui, tetapi diakui terkait dengan genetik dan jalinan proses ketahanan badan dengan organisme yang hidup di kulit.

6. Sindrom Telinga Merah (tuli mendadak)

Sindrom telinga merah atau red ear syndrome adalah kondisi yang cukup jarang. Journal of Headache and Pain menjelaskan bila penyakit ini belum disimpulkan dengan jelas.

Sindrom telinga merah dituruti dengan telinga nyeri, kemerahan, dan panas.

Gejala-gejala itu dapat ada sering pada sebuah hari. Terkadang, tanda dan gejala sindrom telinga merah ada beberapa hari sekali.

7. Eritermalgia (tiba-tiba telinga tuli samping)

Kondisi jarang lainnya dapat menyebabkan telinga terasa seperti terbakar adalah eritermalgia.

Kondisi ini dituruti dengan eritema, nyeri, dan terasa panas pada leher, muka, telinga, bahkan skrotum.

Gejala-gejala itu dapat jalan sejauh beberapa saat, bahkan sekian hari. Kondisi ini dapat diperburuk oleh cuaca panas dan dapat diatasi dengan kompres dingin.

8. Infeksi Telinga (bahaya sering mengorek telinga)

Telinga terasa panas sebagai satu diantaranya pertanda yang disebabkan dari infeksi telinga.

Selain telinga yang dirasakan terbakar, infeksi telinga bisa mengakibatkan banyak pertanda lain, misalkan:

  • kehilangan pendengaran (tuli),
  • keluar cairan dari telinga,
  • telinga berdenging (tinnitus), dan
  • mual dan muntah.

Infeksi telinga sebagai kondisi yang dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Jika Anda rasakan pertanda infeksi telinga, sesegera contact dokter.

Bagaimana cara tangani telinga panas?

Tangani Telinga Berdenging

Cara tangani telinga merah berlainan tergantung dari pemicunya. Berikut beberapa penanganan telinga panas untuk bermacam kondisi:

Jika disebabkan karena sinaran sinar matahari terlalu berlebih, kulit yang iritasi dapat Anda beri gel lidah buaya atau minum obat menurunkan nyeri seperti ibuprofen.

Kompres telinga yang memerah dan panas dengan kompres dingin.

Jika dikarenakan oleh infeksi, pengobatan pokoknya dengan antibiotik.

Walaupun kelihatan remeh, kondisi ini tidak boleh dihiraukan begitu saja saja.

Sesegera cari kontribusi medis jika telinga terasa sakit, nyeri jika dipaksa, terasa berdesing, apalagi jika tiba-tiba mengeluarkan darah.

Penting juga mencari perawatan medis untuk tangani infeksi bakteri seperti selulitis, ditambah lagi jika pertanda telinga panas karena kondisi itu diimbangi dengan demam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *