Beberapa Jenis Gangguan Hati yang Wajib Diwaspadai

Beberapa Jenis Gangguan Hati yang Wajib Diwaspadai

Beberapa Jenis Gangguan Hati yang Wajib Diwaspadai

Ada beberapa jenis gangguan hati yang seharusnya diwaspadai. Perlu diketahui bahwa, organ vital ini sebenarnya mempunyai peranan penting bagi keseluruhan tubuh, salah satunya adalah menetralisir racun.

Oleh karena itu, terjadinya keluhan memberikan alarm tanda bahaya bagi diri Anda. Hanya saja, perlu dipahami bahwa gejala awal keluhan gangguan tersebut sulit untuk terdeteksi pada tahap awal.

Berbagai Jenis Gangguan Hati yang Perlu Diperhatikan

Kondisi paling bahaya diantara semua keluhan tersebut adalah terjadinya kanker. Dimana sel tersebut dapat berkembang secara cepat, biasanya terjadi akibat virus hepatitis yang terlalu agresif., keadaan ini jangan dianggap remeh.

Kanker bisa saja menyebar ke seluruh tubuh selain dari virus hepatitis awal mula terjadinya keluhan tersebut dapat terjadi akibat Hepatocellular Carcinoma dimana jaringan hati itu dibangun oleh sel utamanya.

Untuk mencegahnya Anda perlu pola hidup sehat dan hindari minuman beralkohol secara berlebihan. Bukan hanya penyakit ini saja yang perlu diwaspadai, coba simak pembahasannya di bawah ini.

Baca Juga : Beberapa Jenis Penyakit Diabetes beserta Pengobatannya

1. Penyakit Kuning

Jenis gangguan hati ini mempunyai gejala yang khas, dimana area sekitar mata awalnya putih akan berubah menjadi kuning, serta beberapa bagian dari kulit. Dalam dunia medis sering disebut Ikterus.

Keadaan ini biasa terjadi ketika Anda masih berusia 2 hingga 4 hari, kemudian setelah dua minggu maksimal kondisinya akan kembali seperti semula. Tetapi, jangan sampai lebih dari 14 hari.

Bila hal itu terjadi, kemungkinan buah hati menderita penyakit kuning. Pada orang dewasa, penyebab utama terjadinya keluhan ini adalah batu empedu yang menyumbat saluran empedu sehingga bilirubin terperangkap.

Kondisi ini membuatnya sulit untuk keluar. Peradangan pada pankreas juga bisa menjadi penyebab munculnya jenis gangguan hati ini. Selain mata menjadi kuning, gejala lain harus disadari adalah warna urine Anda.

Biasanya akan berubah menjadi coklat seperti teh. Untuk pengobatannya sendiri harus dilihat dulu bagaimana faktor keluhannya, oleh karena itu segera hubungi dokter bila terjadi gejala paling mencolok tersebut.

Dalam pengobatan ini, dokter akan melakukan beberapa diagnosa terlebih dulu. Mulai dari pemeriksaan laboratorium dengan memeriksa berapa kandungan bilirubin di dalam darah. Hingga peran dari antibodi dalam menangkal virus hepatitis.

Bukan hanya pengobatan saja, lebih baik melakukan pencegahan. Anda dapat menghindari rokok, obat-obatan terlarang, serta menghindari seks bebas dengan beberapa orang. Keadaan tersebut membuat kondisi menjadi lebih parah

2. Kolestasis

Jenis gangguan hati berikutnya adalah kolestatis dimana empedu mengalir melambat atau tersumbat dari organ vital ini. Keadaan ini dibagi menjadi dua, berada di luar dimana sumbatan itu diakibatkan oleh tumor.

Seperti jenis kedua adalah bagian dalam dimana penyebabnya adalah terjadi infeksi di dalam hati, kelainan genetik, sampai penyalahgunaan obat-obatan. Pada orang dewasa, keadaan ini menimbulkan rasa gatal berlebihan/

Kondisi berbahaya dapat terlihat bila terjadi pada ibu hamil. Kemungkinan untuk lahir secara prematur sampai keguguran sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, jangan dianggap remeh dan segera pergi ke dokter.

Andai saja Anda mengalami beberapa gejala seperti, warna urine terlihat sangat gelap, mengalami kelelahan, selera makan menurun bahkan mengilang hingga feses tampak berwana putih seperti dempul.

Jenis gangguan hati mempunyai faktor risiko cukup besar terutama bagi ibu hamil. Karena, mereka bisa saja mengalaminya kembali, bahkan keluhan tersebut bisa diturunkan ke anak nantinya. Untuk pencegahan sebenarnya mudah.

Cukup konsumsi saja buah dan sayur serta jangan lewatkan vaksin hepatitis. Perlu diperhatikan kolestasis merupakan kondisi berbahaya, oleh karena itu bila sudah menunjukkan gejala langsung konsultasikan ke dokter.

Lebih cepat mendapatkan penanganan tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Apabila terlambat dampaknya cukup berat, dimana penyerapan lemak menjadi kurang maksimal parahnya lagi kondisi tulang melemah, maka jangan sampai terlambat.

3. Sirosis

Jenis gangguan hati berikutnya adalah Sirosis dimana keadaan ini organ tubuh tersebut dipenuhi oleh jaringan parut. Hal itu dapat terjadi karena, penyakit liver yang berkepanjangan dan sulit diobati.

Pada dasarnya jaringan pada hati ini mampu memperbaiki dengan membentuk jaringan parut. Tetapi, karena terjadi gangguan membuatnya berlebihan dan akhirnya menimbulkan masalah baru bisa terjadi gagal hati.

Bila mengalami beberapa tanda seperti perut membesar, muntah darah, sampai mata putih jadi menguning segera periksakan diri ke dokter. Walau tanda itu sebenarnya lebih cocok ke penyakit kuning.

Hanya saja, segera dibawa ke dokter dan mendapatkan penanganan jauh lebih bagus. Untuk metode pengobatannya sendiri cukup rumit. Karena, dokter sendiri harus memastikan organ pasien ini berjalan dengan baik dulu.

Walau luka, namun masih disembuhkan, namun bila kondisinya sangat parah bisa jadi Anda harus menjalani prosedur transplantasi hati. Lebih mudah memahaminya adalah mengganti yang lama dengan baru.

Sayangnya untuk menemukan pendonor yang tepat itu susah, karena harus menjalani serangkaian tes terlebih dulu. Untuk bisa menentukan apakah organnya masih dapat berfungsi dengan baik atau tidak.

Jenis gangguan hati sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan pola hidup sehat, usahakan menurunkan berat badan ketika mengalami kelebihan. Serta konsumsi makanan bergizi seperti buah serta sayur.

4. Hepatitis

Diantara semua gangguan hati artinya hepatitis harus diakui cukup berbahaya, Hampir seluruh warga Indonesia terkena keluhan ini. Dibagi menjadi beberapa bagian yaitu, A dimana penularannya cukup mengkhawatirkan apalagi di Indonesia.

Jenis gangguan hati ini terjadi akibat kesalahan karena kurang peduli dengan pola hidup sehat. Artinya sebelum makan cuci tangan terlebih dulu. Makanan dimasak dengan sempurna agar bakteri tidak masuk.

Perlu diketahui gejalanya sendiri baru muncul setelah mengalami masa inkubasi selama 2 minggu sampai 6 bulan. Ciriinya adalah fese berwarna pucat, nyeri perut dan sendi serta kehilangan nafsu makan.

Jika sudah mengalami langsung saja dibawa ke dokter dan jangan menunggu lama lagi. Pengobatan yang dilakukan biasanya berupa obat-obatan. Keadaan ini cukup sulit terdeteksi bagi anak-anak.

Hanya saja, salah satu jenis gangguan hati ini mempunyai gejala urine anak Anda berwarna gelap hampir menyerupai teh. Usahakan segera ditangani, agar tidak akut sehingga transplantasi hati dapat dihindari

5. Perlemakan Hati

Dari namanya saja pasti Anda sudah tahu bukan? Keluhan ini terjadi karena organ vital tersebut terlalu banyak menyimpan lemak. Pada dasarnya kasus seperti ini sangat jarang terjadi, karena penyebabnya satu.

Mereka para penderita terlalu banyak minum alkohol, bahkan kadarnya sudah melebihi batas aman. Proses pemecahan ini menyebabkan adanya gangguan di dalam tubuh sehingga menurunkan kemampuannya untuk pemecah lemak.

Tetapi, jenis gangguan hati ini juga bisa karena non alkohol walau kapasitasnya sangat sedikit bisa karena obesitas atau kadar trigliserida tinggi. Gejalanya adalah rasa begah pada bagian perut sebelah kanan.

Tubuh menjadi sangat lemas, dan berat badan berkurang pesat. Kalau sudah seperti ini langsung periksakan ke dokter. Sebenarnya, pendeteksian keluhan ini dapat dilakukan secepatnya dengan rajin memeriksakannya setidaknya 1 tahun sekali.

Dalam check up biasanya pihak medis juga ikut memeriksa bagian ini. Untuk pengobatan serta pencegahan adalah makan bergizi, hindari alkohol hingga konsumsi obat yang disarankan oleh dokter.

Sudah tahu bukan penyakit ini tidak hanya satu jenis saja? Semuanya terjadi akibat pola hidup tidak sehat, maka segera ubah gaya hidup sekarang! Agar bebas dari berbagai jenis gangguan hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.