Beberapa Jenis Penyakit Diabetes beserta Pengobatannya

Beberapa Jenis Penyakit Diabetes beserta Pengobatannya

Jenis penyakit diabetes ternyata bukan hanya satu saja, variannya cukup banyak dan beragam. Oleh karena itu, Anda harus paham sekaligus mengerti apa saja macamnya sekaligus bagaimana metode pengobatannya.

Keluhan berupa tingginya kadar gula dalam darah ini memang sulit terdeteksi sejak dini. Ketika sudah ketahuan biasanya cukup kronis. Dalam ilmu kedokteran sendiri bukan hanya melitus tipe 1 atau 2.

Melainkan, masih banyak lagi yang perlu diketahui. Hal tersebut sangat penting untuk dipahami demi menjaga kesehatan keluarga. Karena, satu keluhan dengan lainnya mempunyai penanganan yang berbeda.

Berbagai Jenis Penyakit Diabetes dan Cara Mengobati

Semakin berkembangnya zaman, membuat ilmu pengetahuan juga berkembang begitu pesat. Tidak heran bila para ilmuwan menemukan tipe terbaru dari diabetes melitus yaitu tipe 3. Dimana dampaknya adalah Alzheimer.

Harus diakui, keluhan ini memang menakutkan karena, dampaknya bisa terjadi ke seluruh tubuh. Maka, tidak salah melanjutkan membaca mengenai pembahasan beberapa jenis penyakit yang berhubungan dengan naiknya gula darah tersebut.

Baca Juga : Beberapa Jenis Penyakit Jantung yang Perlu Diketahui

1. Diabetes Tipe 1

Jenis penyakit diabetes tipe satu dimana kondisinya gula dalam darah naik sementara tubuh kesulitan untuk memproduksi insulin. Biasanya terdeteksi pada anak-anak dan remaja, antara 4 sampai 14 tahun.

Gejala yang muncul ketika ada luka susah sembuh, Anda akan terus merasa haus dan buang air kecil, intensitasnya sangat rapat. Bisa juga mengalami kebutaan, sampai tangan serta kaki mati rasa.

Perlu diketahui bahwa keadaan diatas merupakan alarm tanda bahaya bagi tubuh. Anda harus segera mendapatkan penanganan dari dokter secara langsung. Agar melakukan tahapan berikutnya berupa pemeriksaan.

Jenis penyakit diabetes ini juga bisa terjadi karena faktor dari genetika, Oleh karena itu, usahakan untuk mengatur tubuh dan menjaganya dengan baik. Biasanya saat pengecekan, dokter akan menyuruh untuk puasa.

Jadi jangan makan serta minum terlebih dulu setidaknya 8 jam kedepan. Kemudian, melakukan pemeriksaan agar tahu kandungan gula dalam darah berapa. Hal ini juga berpengaruh ke bagaimana nanti cara pengobatannya.

Harus diakui penderitanya akan sangat sibuk karena setiap 1 minggu sekali harus mengunjungi dokter sebagai upaya mendapatkan penanganan secara intensif. Selain itu 6 bulan sekali memeriksakan gigi

Serta setiap satu tahun sekali Anda diwajibkan untuk memeriksa bagaimana keadaan ginjal. Untuk metode pengobatannya hanya terapi insulin serta obat. Harus dikonsumsi sesuai aturan serta petunjuk dokter.

2. Lada

Jenis penyakit diabetes ini merupakan singkatan dari latent autoimun diabetes of adults. Biasa disebut dengan tipe 1,5 karen hampir mendekati nomor 1 dan 2, bisa terjadi ketika berusia 35 tahun.

Kondisi ini terjadi akibat pankreas sulit melakukan produksi insulin sehingga, kadar gulam dalam darahnya tidak terkontrol dengan baik. Sayanya, kasusnya sangat jarang terjadi tetapi ditemukan dalam 12% seluruh dunia.

Gejala yang ditimbulkan sebenarnya hampir mirip seperti, rabun, obesitas, sampai perubahan nafsu makan juga akan terasa. Kondisi lainnya bisa bisa juga berolahraga secara teratur. Jadi, jangan hanya beridam diri saja.

Jenis penyakit diabetes ini begitu membahayakan karena, menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, penyakit jantung hingga terjadi infeksi, jangan hanya fokus terhadap penyembuhan saja, tetapi bagaimana cara mencegahnya.

Saat terjadi luka terutama pada koki, biasanya sulit untuk sembuh. Maka tetap jalankan pola hidup sehat serta lakukan konsultasi dengan dokter secara intensif agar mendapatkan penangan yang tepat dan terus terpantau.

3. Melitus Tipe 2

Jenis penyakit diabetes melitus tipe 2 ini pada umumnya tidak mampu disembuhkan. Jadi, penderitanya harus ekstra keras mencegah terjadinya berbagai macam penyakit tambahan dalam jangka panjang.

Gejala yang ditimbulkan seperti sariawan yang terjadi bisa sampai tiga kali, gatal di sekitar area kelamin, penglihatan kabur, hingga terjadinya kesemutan. Bila hal itu terjadi kepada Anda harap hubungi dokter.

Perlu diketahui keluhan ini cukup serius, walau tidak ada obat kerusakan parah untuk organ tubuh lain dapat diminimalisir. Seperti halnya terjadi penumpukan lemak di bagian perut, paha, dan perut.

Hal pertama yang dilakukan dokter dalam mengobati gangguan ini adalah melakukan diagnosa dengan membawa hasil pemeriksaan gula darah. Jika baru pertama kali biasanya akan dilakukan selama beberapa minggu kedepan.

Jenis penyakit diabetes tipe 2 ini sendiri sebenarnya dapat dicegah dengan baik asalkan Anda sendiri peduli terhadap tubuh, Artinya mulailah bergerak dan berolahraga setidaknya 1 jam satu hari.

Perlu diketahui bahwa diabetes ini sendiri bisa menyebabkan berbagai macam hal. Misalnya saja jarang berolahraga, maka penyakit jantung siap menunggu. Bahkan bila parah sekali bisa terkena risiko amputasi.

4. Mody

Jenis penyakit diabetes berikutnya adalah Mody nama yang memang masih asing ditelinga masyarakat Indonesia. Biasanya menyerang anak remaja sampai dewasa,akibat keturunan atau gaya hidup yang salah.

Jadi, pada kasus ini terjadi mutasi gen di yang khusus mengatur gula dalam darah. Mutasi tersebut ternyata berdampak besar dengan menurunnya peran dari pankreas itu sendiri. Sehingga, produksi insulin terganggu.

Gejala utama yang bisa dipastikan bahwa Anda adalah salah satu penderitanya adalah sudah mengalami keluhan selama kurang kurang lebih 25 tahun dan riwayat keluarga apakah ada yang terkena sebelumnya.

Komplikasi dalam jangka panjang juga harus menjadi perhatian lebih. Perlu diketahui bahwa, mutasinya sendiri sangat banyak jumlahnya bisa mencapai belasan. Untuk penanganannya setiap dokter punya cara berbeda.

Perlu diketahui juga mody sendiri bisa terjadi kapan dan dimana saja. Oleh karena itu pencegahannya hanya dengan berolahraga dan makan buah serta sayur. Walau mutasi akan terus berlanjut.

Tetapi, jenis penyakit diabetes ini tetap akan berkurang dengan perubahan gaya hidup Anda. Pengurangan ini memungkinkan Mody tidak menjangkit. Bagi ibu hamil kondisi seperti ini cukup berbahaya.

Oleh karena itu, jangan anggap remeh dan segera datang ke dokter untuk melakukan pemeriksaan serta perencanaan kehamilan, hal ini sedikit membantu agar nantinya anak dapat tumbuh sehat sepanjang waktu.

5. Gestasional

Jenis penyakit diabetes ini terjadi hanya kepada ibu hamil mulai dari awal sampai akhir. Perlu diingat, sangat penting menjaga kehamilan, jangan sampai gangguan berisiko menurunkan ini dapat terjadi.

Keadaan ini pada dasarnya hampir sama dengan lainnya, artinya tubuh kesulitan memproduksi insulin sehingga menjadi penyebab munculnya keluhan seperti ini. Penyebabnya beragam, tetapi paling mencolok adalah riwayat keluarga.

Jika dulu terjadi, maka kemungkinan besar itu juga akan Anda dan buah hati rasakan nanti. Bahkan, ketika hamil pertama juga mengalami pada kehamilan selanjutnya juga akan terjadi lagi.

Lebih disarankan untuk setiap bulan sekali ke dokter atau setidaknya memeriksakan kondisinya dengan begini kadar gula darah akan terkontrol baik. Dalam melakukan pemeriksaan pihak medis akan melakukan beberapa pemeriksaan.

Bahkan mereka juga akan melakukan USG untuk melihat bagaimana kondisi bayi apakah pertumbuhannya terganggu atau tidak Untuk pencegahan jangan lupa tetap berolahraga walau hanya 10 menit saja.

Selain itu usahakan saat hamil berat badan susah pas artinya tidak gemuk berlebihan. Lebih disarankan bahwa, makan saja porsi kecil jika masih kurang tambah lagi seperlunya. Usahakan menghindari kenaikan harta.

Harus diakui gangguan hati memang tidak enak, hanya saja Anda dapat mencegahnya. Oleh karena itu, ketahui dulu jenis penyakit diabetes, kemudian cari tahu jawaban dan bagaimana pengobatan hingga penyebab kemunculannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.