Kanker Kulit dan  Factor Resiko yang Perlu Dicurigai
copyright image : alodokter.com

Kanker Kulit dan  Factor Resiko yang Perlu Dicurigai

Kanker Kulit dan  Factor Resiko yang Perlu Dicurigai

Kanker kulit ialah perkembangan abnormal yang serang beberapa sel kulit karena pancaran cahaya matahari. Keadaan ini dapat juga ada pada tempat kulit yang tidak terkena cahaya matahari. Pemicu kanker kulit diperhitungkan karena abnormalitas salah satunya dari 3 sel yang berperanan dalam reproduksi kulit. Pancaran cahaya ultraviolet yang terlalu berlebih menjadi satu diantara pemicu umum dari kanker kulit

Bagaimana usaha penangkalan dari kanker kulit?

Kanker kulit ialah perkembangan abnormal yang serang beberapa sel kulit karena pancaran cahaya matahari. Keadaan ini dapat juga ada pada tempat kulit yang tidak terkena cahaya matahari. Untuk kurangi factor resiko yang dipunyai, penting untuk Anda ketahui apa sebagai pemicu kanker kulit ada.

Apa Pemicu Kanker Kulit?

Pada intinya, pemicu kanker kulit tidak bisa ditegaskan. Tetapi, keadaan ini diperhitungkan bisa muncul karena abnormalitas pada salah satunya dari 3 sel yang berperanan dalam reproduksi kulit. Akhirnya, tumbuh beberapa sel abnormal yang tidak teratasi pada susunan epidermis, yakni susunan paling luar kulit, yang disebabkan karena kerusakan DNA hingga memacu perubahan DNA dengan membuat beberapa sel kanker di kulit. Susunan epidermis terbagi dalam banyak sel. Beberapa yang berperanan, salah satunya ialah sel skuamosa, sel basal, dan melanosit. Oleh karena itu, kanker kulit sendiri terdiri jadi 3 tipe, yaitu kanker karsinoma sel skuamosa, kanker karsinoma sel basal, dan kanker kulit melanoma.

Baca Juga : Apa yang Terjadi pada Badan Karena Konsumsi Gula Berlebihan dan Makanan yang Manis

Pemicu kanker karsinoma sel skuamosa ialah berlangsungnya perubahan DNA pada susunan sel-sel kulit skuamosa, yakni sel-sel kulit yang berada di bawah susunan kulit paling luar dan berperan membuat perlindungan kulit sisi dalam. Selanjutnya, kanker karsinoma sel basal ialah perubahan pada susunan sel-sel kulit basal, yakni sel yang membuat sel-sel kulit baru dan berada di bagian dasar epidermis.

Dan, melanoma terjadi karena ada kerusakan pada DNA sel-sel kulit melanosit, yakni sel yang menghasilkan melanin atau pigmen pemberi warna di kulit. Ketidaksamaan letak kerusakan pada DNA sel-sel kulit ini yang bisa tentukan tipe penyembuhan kanker kulit yang hendak ditempuh oleh pasien.

Apa factor yang bisa tingkatkan resiko kanker kulit?

Selainnya pemicu kanker kulit, ada faktor-faktor resiko yang lain sanggup tingkatkan kesempatan seorang alami kanker kulit.

Faktor-faktor Resiko Kanker Kulit, diantaranya:

1. Pancaran Cahaya Matahari Terlalu Berlebih

  • Factor pemicu kanker kulit ialah pancaran cahaya matahari berlebihan
  • Kelamaan terkena cahaya matahari beresiko terserang kanker kulit

Salah satunya factor resiko yang bisa tingkatkan kanker kulit ialah pancaran cahaya matahari terlalu berlebih. Ini karena cahaya matahari memiliki kandungan UVA dan UVB yang bisa memacu kerusakan DNA dalam sel-sel kulit manusia. Maka bila sering kelamaan atau sering terserang pancaran cahaya matahari, Anda bisa beresiko besar terserang kanker kulit. Ditambah, jika kulit Anda tidak terlindung dengan tirai surya atau sunscreen, dan baju berlengan panjang.

2. Warna Kulit yang Putih

Pada intinya, warna kulit apa saja bisa beresiko terserang kanker kulit. Tetapi, menurut Cancer Research UK, orang yang memiliki semakin sedikit pigmen (melanin) di kulit, atau pemilik warna kulit putih, mempunyai potensi tinggi alami kanker kulit. Masalahnya semakin sedikit pigmen melanin mengisyaratkan pelindungan kulit yang lebih kecil atau sedikit dari radiasi UV. Bahkan juga, jika Anda mempunyai freckles atau bercak-bercak kecil hitam dan kulit gampang terbakar cahaya matahari (sunburn) beresiko alami kanker kulit semakin tinggi dibanding orang yang lain mempunyai kulit lebih gelap.

3. Ada Tahi Lalat

Kehadiran tahi lalat perlu dicurigai sebagai pemicu kanker kulit Cermati kehadiran tahi lalat yang ada di badan Beberapa orang memandang kehadiran tahi lalat sebagai keadaan normal yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Walau begitu, Anda perlu tetap siaga dengan kehadiran tahi lalat yang ada di badan, khususnya tahi lalat yang kelihatan tidak biasa atau abnormal. Karena, munculnya tahi lalat abnormal dalam tubuh bisa tingkatkan factor pemicu berlangsungnya kanker kulit. Misalkan, wujud tahi lalat yang ukuran tidak normal. Oleh karena itu, jika Anda berasa memiliki tahi lalat sama ukuran dan wujud yang tidak biasa, coba kontrol diri ke dokter specialist kulit sebagai usaha menahan kanker kulit.

4. Terserang Paparan Radiasi

Beberapa orang yang terima therapy radiasi untuk keadaan kulit tertentu, seperti eksim dan jerawat, dapat tingkatkan factor pemicu berlangsungnya kanker kulit, khususnya kanker karsinoma sel basal. Begitu halnya orang yang alami solar keratosis (keadaan kulit yang terkena cahaya matahari sepanjang tahun) dan xeroderma pigmentosum (wujud abnormalitas kulit genetik). Hal ini berlaku untuk tenaga kesehatan yang sering bekerja di laboratorium kesehatan, dan petugas radiologi. Oleh karenanya, penting untuk mereka yang bekerja dengan mengikutsertakan paparan radiasi, selalu memakai alat perlindungan antiradiasi supaya terhindar factor pemicu kanker kulit ini.

5. Mempunyai Mekanisme Imun yang Kurang Kuat

Untuk Anda yang mempunyai mekanisme imun kurang kuat, resiko kanker kulit dapat tinggi. Ini terhitung ke orang yang mempunyai HIV/AIDS, penyakit infeksi (penyakit radang usus), pasien kanker yang jalani kemoterapi, dan orang yang konsumsi beberapa obat sesudah jalani transplantasi organ.

6. Kerap Terserang Paparan Zat Kimia

Kerap terserang paparan zat kimia tertentu, seperti arsenik, bisa tingkatkan resiko kanker kulit.

7. Factor Umur

Factor pemicu kanker kulit selanjutnya ialah umur. Ini memiliki arti, bersamaan pertambahan umur, makin tinggi juga resiko Anda alami kanker kulit. Biasanya, keadaan ini semakin tinggi resikonya bisa terjadi pada wanita berumur 50 tahun ke atas. Meskipun begitu, tidak berarti kanker kulit mustahil dirasakan saat berumur muda. Masalahnya wanita di bawah umur 50 tahun dapat alami kanker melanoma dibanding pria dengan bentang umur yang serupa.

8. Kisah Kesehatan Keluarga

Mempunyai bagian keluarga yang sempat alami kanker kulit bisa tingkatkan resiko Anda alami penyakit yang serupa. Hal ini berlaku untuk Anda yang pernah alami kanker kulit. Resiko Anda alami kanker kulit kembali semakin lebih besar dibanding orang yang belum pernah merasakannya. Maka untuk Anda yang memiliki bagian keluarga yang sempat alami penyakit ini, atau Anda pernah alami awalnya, selalu lihat tanda-tanda kanker kulit yang kemungkinan ada.

9. Pernah Mempunyai Lesi Kulit

Memiliki lesi kulit, yang dikenali sebagai actinic keratosis, bisa tingkatkan resiko Anda terserang kanker kulit. Perkembangan kulit prakanker ini umumnya diikuti dengan bintik kasar dan bersisik warna kecokelatan sampai merah muda gelap, yang tumbuh di muka, kepala, atau tangan orang berkulit putih.

10. Tanning atau Sistem Menggelapkan Kulit dengan Cahaya UV

Tanning beresiko tinggi jadi pemicu kanker kulit Cahaya UV pada mesin tanning dapat memacu kerusakan DNA kulit Rutinitas menggelapkan kulit dengan cahaya UV atau dikenali dengan tanning, sebagai factor resiko berlangsungnya kanker kulit yang semakin tinggi. Karena, pancaran cahaya UV pada mesin tanning bisa memacu kerusakan pada DNA kulit. Bila DNA telah hancur, karena itu perkembangan beberapa sel kulit tidak bisa teratasi hingga mengakibatkan kanker kulit, khususnya kanker nonmelanoma.

Bagaimana Usaha Penangkalan dari Kanker Kulit?

Sesudah ketahui pemicu dan beragam factor yang tingkatkan resiko kanker kulit, sebaiknya Anda lakukan usaha penangkalan dari penyakit ini dengan kurangi pancaran cahaya matahari, terhitung:

  • Memakai sunscreen dan sunblock dengan minimum SPF 30 dan memiliki label broad spectrum.
  • Kenakan pakaian berlengan panjang, melengkapi dengan kacamata hitam dan topi bertepi lebar.
  • Sedapat mungkin menghindar kegiatan di luar ruang supaya tidak terkena cahaya matahari sering.
  • Jauhi pancaran cahaya matahari saat konsumsi beberapa obat tertentu.
  • Tidak boleh lakukan tanning memakai cahaya UV.

Untuk kurangi factor pemicu kanker kulit, Anda perlu lakukan usaha penangkalan yang akurat. Bila Anda curigai beragam tanda-tanda kanker kulit, atau memiliki kisah keluarga dengan kanker kulit, tidak ada kelirunya untuk periksakan ke dokter specialist kulit untuk memeriksa diri. Sama ini, penyembuhan kanker kulit bisa selekasnya dilaksanakan.

Rekomendasi :

Rekomendasi Robot Forex Gratis Untuk Maksimalkan Trading Anda

Cara Mudah Menentukan Support dan Resistance Forex

Program untuk Mining Bitcoin dari Android

Cara Langkah Mudah Melakukan Analisa Teknikal Forex

Cara Memilih Broker Forex Terbaik di Indonesia

Tidak Boleh Salah, Ini 10 Perusahaan Sekuritas yang Tercatat OJK

Harus Tahu 5 Panduan Baik Usaha Saham, Ditanggung Cuan!

Belajar Memanfaatkan Leverage Forex Untuk Mensukseskan Trading Anda

Bukti Trading Binary Pilihan dan Argumennya Dilarang di Indonesia

Kenapa Dalam Trading Forex Tidak Harus Selalu Menang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.