Penyebab Kulit Gatal dan Cara untuk Mengatasinya

Penyebab kulit gatal sangat beragam dan umum terjadi, cara untuk mengatasinya juga berbeda sesuai dengan gejala yang muncul. Keluhan ini sendiri bisa muncul pada bagian tertentu atau seluruh tubuh, terkadang disertai gejala lain seperti ruam atau bentol-bentol.

Jika gejalanya masih ringan, biasanya keluhan ini akan hilang dengan sendirinya. Akan tetapi apabila sudah cukup parah hingga mengganggu kegiatan sehari-hari, maka Anda harus segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Lebih baik Anda menghindari menggunakan obat tanpa mengetahui penyebab kulit gatal maupun dosis yang disarankan. Hal ini karena bisa saja gatal-gatal menjadi lebih parah atau justru memunculkan gejala lainnya karena efek samping tertentu.

Ada beberapa cara untuk mencegah salah satu gangguan kesehatan ini. Misalnya saja dengan rutin menjaga kebersihan badan maupun lingkungan sehingga tidak ada parasit seperti jamur atau bakteri yang berkembang biak dan menimbulkan gatal di kulit.

Penyebab Kulit Gatal dan Cara Mengatasinya

Ada cukup banyak penyebab kulit menjadi gatal, mulai dari alergi, iritasi, gigitan serangga, dan kondisi penyakit tertentu. Berikut adalah penjelasan beberapa sebab gangguan kesehatan pada organ terbesar di tubuh manusia dan cara mengatasinya.

  1. Alergi

Dalam istilah medisnya, alergi disebut juga dermatitis kontak alergi dan dapat dipicu karena beberapa sebab. Biasanya, munculnya alergi karena kulit terkena alergen maupun unsur asing sehingga kekebalan tubuh menganggapnya berbahaya.

Kekeliruan pada sistem kekebalan tubuh ini pada akhirnya memunculkan sinyal berupa keluhan pada kulit. Setiap orang tidak selalu memiliki alergi penyebab kulit gatal yang sama, umumnya seperti kosmetik tidak cocok, obat-obatan, tanaman, dan lainnya.

Mengatasi alergi sendiri bisa menggunakan lotion, calamine, maupun krim hidrokortison sehingga gatal dapat berkurang. Meski demikian, Anda masih tetap harus mengikuti petunjuk dari dokter agar tidak salah penggunaannya.

  1. Eksim

Penyebab kulit gatal selanjutnya adalah eksim atau biasa juga disebut dengan dermatitis atopik. Keluhan ini biasanya ditandai dengan kulit yang terlihat kemerahan, kering, gatal, serta bersisik di area leher, lipatan siku, maupun belakang lutut.

Eksim sendiri biasanya disebabkan beberapa hal seperti bulu hewan, cuaca, makanan, bahkan bisa juga karena bahan pakaian yang digunakan. Eksim dapat disembuhkan melalui mandiri ataupun penanganan dokter.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan seperti menjaga kesehatan kulit, berhati-hati dengan kandungan kosmetik, juga memakai pakaian nyaman. Selain itu, Anda juga harus bisa mengendalikan stress karena merupakan salah satu penyebab eksim.

  1. Biduran

Biduran disebut juga urtikaria, merupakan alergi dengan gejala ruam kemerahan dan bentol di sebagian atau seluruh tubuh. Biduran bisa sembuh sendiri tanpa harus ada penanganan khusus, meski begitu ada yang jangka waktunya hingga hingga berminggu-minggu.

Penyebab kulit gatal ini sendiri bisa terjadi karena banyak hal, misalnya alergi makanan tertentu, serangga, udara, keringat, dan banyak lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika munculnya biduran merupakan gejala dari tiroid atau kanker yang berbahaya.

Apabila biduran tidak kunjung menghilang, maka ada baiknya untuk segera memeriksakannya ke dokter. Penanganan lainnya bisa dengan menggunakan pakaian longgar dan tipis, memilih sabun anti iritasi, juga tidak menggaruk bagian biduran agar tidak menyebar atau terluka.

  1. Kulit Kering

Penyebab kulit gatal selanjutnya ini biasa terjadi di bagian epidermis karena kurangnya cairan atau minyak alami dalam tubuh. Kemunculannya sendiri bisa di manapun tapi paling sering di tangan, lengan, juga bagian kaki.

Gangguan kesehatan ini akan membuat Anda tidak nyaman, apalagi jika digaruk secara terus menerus akan memunculkan ruam kemerahan hingga luka. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kulit kering, salah satunya menggunakan pelembab secara rutin.

  1. Panu

Panu merupakan salah satu penyakit kulit yang tidak asing bagi sebagian orang, penyebabnya sendiri adalah infeksi jamur. Biasanya panu bisa terjadi karena kekebalan tubuh lemah, hormon berubah, serta tubuh kekurangan nutrisi.

Gejala panu paling umum adalah bercak-bercak putih dan terasa gatal. Sementara gejala lainnya bisa berupa bercak kemerahan, merah muda, coklat, atau kecoklatan. Kulit juga bisa menjadi bersisik dan kering.

Area paling sering terkena panu adalah punggung, leher, dada, dan juga lengan. Penyebab kulit gatal ini juga menular, sehingga jika ada anggota keluarga yang memiliki panu, maka Anda juga memiliki risiko untuk terkena masalah infeksi jamur ini.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi panu seperti menggunakan terapi anti jamur baik krim, lation, maupun menggunakan shampo. Terdapat juga obat-obatan di pasaran yang bisa digunakan untuk infeksi jamur dan panu yang masih tergolong ringan.

  1. Cacar Air

Jika panu disebabkan infeksi jamur, cacar air muncul karena adanya virus varicella zoster. Gejalanya adalah ruam merah yang sangat gatal dengan cairan di dalamnya dan muncul di seluruh permukaan tubuh.

Cacar air biasanya akan menyerang anak-anak berusia di bawah 12 tahun karena imunitas yang lemah dan belum terbentuk dengan baik. Penyakit ini juga menular melalui percikan ludah maupun terjadi kontak langsung dengan cairan di dalam ruam.

Pengobatan untuk penyebab kulit gatal ini sendiri cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Anda hanya perlu mengonsumsi air putih sebanyak-banyaknya juga mengonsumsi makanan bertekstur lembut.

Ketika terserang cacar air, maka sebaiknya mengenakan pakaian halus dan longgar agar ruam tidak pecah dan cairan menyebar ke bagian lainnya. Selain itu, hindari juga untuk menggaruk ram maupun luka di sekitar cacar air.

  1. Bed Bug

Kutu kasur atau disebut dengan bed bug merupakan serangga kecil dengan bentuk pipih berwarna kecoklatan. Hewan parasit ini dapat hidup dengan menghisap darah dan biasa bersembunyi  di tempat tidur.

Penyebab kulit gatal ini dapat dilihat dari munculnya bilur berwarna kemerahan serta terasa seperti terbakar. Jika telah demikian, Anda dapat menanganinya dengan membersihkan bintik gigitan menggunakan air hangat dan sabun.

Jika telah dibersihkan, kompres menggunakan air es pada bagian gigitan bed bug. Anda juga bisa menambahkan krim gatal seperti calamine, hidrokortison, maupun antihistamin. Segera bawa ke dokter jika gejala tidak kunjung menghilang.

  1. Gangguan Saraf

Mungkin tidak banyak orang mengetahui jika salah satu penyebab kulit gatal adalah karena adanya gangguan saraf. Beberapa di antara gangguan saraf itu misalnya adalah herpes zoster, neurodermatitis, neuropati, dan juga multiple sclerosis.

Gejala yang timbul berbeda-beda, misalnya seperti herpes zoster yang tampak seperti bintil kemerahan dan terasa nyeri. Selain itu, penderitanya juga bisa mengalami sakit kepala, lemas, demam, juga silau terhadap cahaya.

Infeksi terjadi karena adanya virus Varicella Zoster yang juga merupakan sebab terjadinya cacar air. Cara menanganinya adalah dengan mandi menggunakan air dingin atau mengompres dengan air es sehingga bisa meredakan nyeri maupun gatal.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan pakaian yang longgar agar Anda merasa lebih nyaman. Pemilihan bahan pakaian juga berpengaruh, misalnya ada baiknya untuk memilih baju berbahan dasar katun.

Kulit merupakan organ paling besar pada tubuh manusia dan tidak terlepas dari permasalahan kesehatan seperti gejala gatal. Ada cukup banyak penyebab kulit gatal sehingga penanganannya juga berbeda-beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.